Yogyakarta — STAI Nurul Qadim Probolinggo turut berpartisipasi dalam kegiatan Annual Meeting dan Conference ASILHA (Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia) 2025 yang berlangsung pada Ahad–Selasa, 10–12 Agustus 2025.
Kegiatan dua hari pertama, Ahad (10/8) dan Senin (11/8), dipusatkan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara ini mengusung tema “From Manuscripts to Artificial Intelligence: Preserving the Hadith Legacy in the Digital Transformation”, yang membahas peran teknologi digital termasuk kecerdasan buatan dalam pelestarian, transformasi, dan pengembangan tradisi keilmuan hadis di era digital.
Dari STAI Nurul Qadim, hadir Ust. Syaiful Anam, M.Pd selaku Ketua STAI Nurul Qadim dan Ust. Muhammad Fauzen, M.Pd. Selama dua hari di UIN Sunan Kalijaga, para peserta mengikuti beragam sesi materi, diskusi panel, dan rapat tahunan anggota ASILHA, termasuk pemilihan pengurus periode 2025–2029.
Pada hari terakhir, Selasa (12/8), kegiatan berlanjut dengan Workshop untuk para dosen yang dilaksanakan di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Workshop ini membahas strategi penguatan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan studi hadis dengan perkembangan teknologi digital.
Acara berakhir dengan semangat kolaborasi yang tinggi, diharapkan mampu memperkuat kontribusi STAI Nurul Qadim dalam pengembangan ilmu hadis dan dakwah di tingkat nasional.